30 April 2017

Jenis-jenis Video

Video menyediakan sumber daya yang kaya dan hidup bagi aplikasi multimedia. Ada empat macam video yang dapat digunakan sebagai objek link dalam aplikasi multimedia :live studio feeds, video tape, videodisc, dan digital video.

Live Video Feed
Live video feed menyediakan objek-objek link multimedia yang menarik dan real time. Saluran televisi atau live camera feed menjadi objek sebuah link. Bayangkanlah anda sedang mengajarkan pendidikan kewarganegaraan dan anda ingin menjelaskan bagaimana sebuah undang-undang dihasilkan. C-SPAN ( Cable-Satelite Public Affair Network) mengoperasikan satu saluran yang berisi berbagai proseding DPR Amerika, serta satu saluran lagi menyediakan proseding  Senat: C-SPAN juga menyiarkan wawancara dan call-in show, dengar pendapat kongres,  pidato, dan konferensi pers.

Jika anda mengajarkan sebuah subjek yang memerlukan materi dari event yang tengah berlangsung, maka software multimedia dapat membantu anda dengan klik ke CNN, saluran berita 24 jam yang meringkas berita setipa 30 menit. Atau bayangkan anda adalah seorang supervisor pabrik yang ingin menginspeksi berbagai lini, maka dengan meng-klik mouse anda DAPAT segera menampilkan live video feed pada multimedia di depan anda.

Webcam memungkinkan kita untuk melihat video feed dari seluruh dunia. Webcam dijumpai dimana saja, dari jalan bebas hambatan hingga kepantai-pantai surfing, pusat perawatan tubuh sampai ruang asrama mahasiswa.

Videotape
Ada beberapa format dari video tape yaitu VHS, 88 mm, Hi-8 mm, VHS-C, super VHS dan Betacam. VHS merupakan format yang paling banyak dipasaran. Betacam merupakan format untuk broadcast yang mempunyai kualitas tertinggi dari jenis videotape.
Jenis ,edium yangg paling banyak dijumpai adalah video tape. Hampir semua ornag memmpunyai VCr, dan setiap pusat perbelanjaan memiliki video yang menyewakan film-film videotape. Banyak perusahaan memanfaatkan videotape untuk memberikan juet-in-time traininng dan perpustakaan-perpustakaan umum memiliki koleksi videotape untuk berbagai macam panduan.
Videotape juga menjadi objek link di multimedia. Tetapi medium ini memiliki dua keterbatasan. Pertama, videotape itu sifatnya linier. Informasi tersimpan dalam pita gulungan dan untuk mengaksesnya kita harus menunggu karena harus mempercepat (fast-forward) atau menggulung balik (rewind) untuk sampai pada spot yang kita inginkan dan sampai tiga menit lamanya. Kedua kebanyakan videotape player tidak dikontrol lewat komputer. Ini berarti kita harus menekan tombol play, stop , fast forward atau rewind secara manual ketika mengggunakan video tape dalam persentasi multimedia. Untungnya videotape player Sony Hi8 bisa dikontrol lewat komputer, Melalui apa yang dinamakan Vido sistem control archiecture (VISCA) yang dapat mengontrol hingga tujuh peralatan. Sejumlah besar produk video sony dapat dikontrol dengan VISCA, termasuk camcorder, VCR dan monitor.

Videodisc
Ada dua format videodisc yang paling banyak diproduksi : CAV dan CLV. Disc dengan format CAV dapat menyimpan hingga 54.000 still farame atau setara dengan 30 menit motion video dengan stereo sound track. Frame-framenya ditandai dengan angka dari 1 sampa dengan 54000. forma CAV memungkinkan kita menampilkan still frame dan juga memainkan motion sequences.
CLV disc dapat menyimpan hingga satu jam video pada tiap sisi disc yang berarti dua kali kemampuan CAV disc. Tetapi kita tidak akan dapat menampilkan still frame dari CLV disc, kecuali kita mempunyai high-end pllayer seperti Pioneer LD-V8000 yang cukup mahal.
Karen videodisc memliki randaom access sangat cepat dan hanya menempati sedikit saja sumber daya komputer multimedia, maka di abad dua puluh , video disc menjadi salah satu sarana terpopuler untuk menyediakan video bagi bebagai aplikasi multimedia dalam pendidikan, pemerintahan dan training industri. Tetapi popularitas videodisc telah pudar dengan munculnya digital video dan DVD yang kita bicarakan berikut ini.

Digital Video
Digital video merupakan medium video yang palig menjanjikan. Pasar konsumen terbesar digital video mempunyai dua format utama yaitu miniDV dan digital8. Keduanya menggunakan DV codec, tetapi direkam dalam ukuran yang berbeda. Pasar profesional menggunakan DV codec bebasis format DVCAM, DVCPRO yang dirancang untuk reabilitas yang maksimum. Format terbaru MPEG codec misalnya MicroMV masih dalam taraf penjajagan dan kualitas dan reabilitasnya belum bisa menandingi format DV codec. Pasar untuk industri jaringan televisi adalah Digital Betacam sebagai pengganti Betacam SP yang masih domain dan ada di mana-mana.

MiniDV video format digital yang paling popular di pasar saat ini. Ukuran pitanya sangat kecil, hanya sekitar 2,5 inci. Pita MiniDV rata-rata dapat merekam selama 60 menit salam standard play (SP) mode dan 90 menit dalam long play (LP) mode. Kualitasnya baik direkam dalam 60 menit maupun 90 menit sama saja. Tetapi merekam dalam 90 menit dapat menimbulkan dropout ketika kehilangan gambar atau suara.sebab ada ganguan kelebihan data.

Dalam camcorder biasanya dapat dilakukan play back pada LP mode video,tetapi camcorder yang lain tidak dapat melakukan play back pada pita yang sama dengan hasil yang sangat baik. Berdasarkan pengalaman, play back pada LP mode menyebabkan kualitas audio maupun video berkurang bila menggunakan play back camcorder yang berbeda. Tipe terbaru yang dikeluarkan pada tahun 2001 dapat merekam 80menit dalam SP mode. Tetapi konsumen lebih menyukai yang 60 menit.

Digital8 menggunakan DV codec sama dengan MniDV ataupun DVCAM, hanya saja berbeda dalam ukuran pitanya. Camcorder digital8 dapat merekam pada pita 8mm dan Hi-8mm dengan kualitasnya sama dengan MiniDV. Pasar Sony tetap pada pita Digital8, meskipun dapat merekam Hi-88mm. MicroMV merupakan keluaran terbaru dari Sony untuk pasar konsumen. Rumornya sebagai pengganti Digital8, tetapi sekarang baru merupakan spekulasi.

Pita DVCAM menggunakan 10 micron track dalam SP mode dan 6,7 micron dalam LP mode. DVCAM yang menggunakan DV codec yang sama dan menggunakan ukuran pita yang sama yaitu 15 micron track dalam SP mode. Ini membuat DVCAM lebih tahan lama , sehingga tingkat droupoutnya lebih kecil. DVCAM dikembangkan oleh Sony untuk kalangan yang lebih profesionalnya dibandingkan dengan MiniDV.

DVCPRO dikembangkan oleh Panasonic dengan perangkat keras berkaliber tinggi yang menggunakan DV codec. Pita DVCPRO lebih besar daripada DV dan Digital8.DVCPRO menggunakan pita 18 micron record track sebaik track terpisah yang terdiri dari audio cue dan tape control, sehingga membuatnya paling kuat pada format DV codec.DVCPRO utamanya digunakan untuk aplikasi profesional.

Digital Betacam sekarang ini digunakan sebagai standar format untuk sebagian besar industri jaringan televisi. Sony memperkenalkan format Betacam pada tahun 1993 untuk menggantikan format Betacam SP yang ada di mana-mana, yang masih dipakai pada format video profesional. Keunggulan Digital Betacam adalah menggunakan skema kompresi 2:1 dan melakukan rekaman pada pita ½ inci. Format digital profesional yang akan bahas adalah Digital-5 dan DVCPRO 50 yang berbasis pada teknologi baru dan algoritma pengkodean. Keduanya melengkapi Digital Betacam untuk pasar produksi video professional kelas tinggi. Format televisi terbaru adalah HDTV (High Definition TV).

Sebagaimana waveform audio, digital video dapat disimpan dalam file-file di harddisk, CD-ROM, atau DVD. Karena video itu menjadi digital, ia dapat disajikan lewat jaringan komputer, yang dapat mengurangi kebutuhan akan videotape player maupun videodisc player. Digital video dapat diakses secara acak berdasarkan frame, yang memungkinkan kita memainkan klip tertentu.

Processor Pentium berkecepatan tinggi dapat memainkan full-screen video tanpa harus ada tambahan hardware tertentu. Komputer yang lebih lambat perlu ditambah dengan digital video board untuk dapat memainkan film-film full screen. Kalau tidak, maka tampilan video hanya akan seperempat dari ukuran layar monitor. Anda akan dipandu bagaimana menyelipkan, menentukan ukuran, dan memposisikan film.

DVD
DVD kependekan dari digital versatile disc, tetapi kalau DVD digunakan untuk mem-play back sebuah film, maka DVD lebih tepat merupakan singkatan dari Digital Video Disc. DVD menggunakan MPEG-2 untuk memadatkan sebuah film panjang menjadi cakram 4,7 inchi. Film akan tampak sangat bagus, dengan surround sound dan full color video berhorizontal line 540. biasanya DVD juga menyediakan pilihan bahasa kepada pemirsa, dengan subtitle atau tidak, dan kadang pemakai dapat memilih menampilkan ending alternatif pada sebuah film. Semua ini, dikombinasikan dengan backward-compatibility yang memungkinkan kita memainkan audio CD, telah membuat DVD player menjadi item belanja paling laris. Seperti halnya CD audio yang menyediakan split-second access kepada pengembang multimedia ke praktis, semua rekaman musik, DVD pun menjanjikan kita bisa meciptakan penyimpanan semua fitur film yang dapat diakses secara digital.

HYPERVIDEO
Sebagaimana sound track, video clip juga dimainkan urut waktu ( over time ). Ada banyak multimedia creation toll yang memungkinkan anda melakukan timing munculnya objek-objek untuk mensinkronkannya dengan video. Ketika video digunakan untuk memicu objek-objek multimedia ia dinamakan hypervideo.


STANDAR VIDEO
Ada beberapa standar video yang dipakai sekarang , diantaranya adalah NTSC, PAL, SECAM dan HDTV. NTSC ( National Television Standards Committee) dikembangkan tahun 1950 yang mendefinisikan standar video yang dibuat sampai 525 gambar garis  scan horisontal setiap 1/30 detik. Standar ini digunakan terutama di Amerika Serikat dan Jepang.
PAL ( Phase Alternate Line) merupakan standar yang digunakan di Eropa dan negara lainnya. Menurut Vaughan ( 1994 ) ini merupakan metode terintegrasi penambahan warna sinyal televisi hitam putih yang mengandung 625 garis pada sebuah frame rate ( 25 frame rate per second), masing-masing membutuhkan 1/5 detik untuk menggambar (50Hz).
SECAM ( Sequential Colour and Memory sistem) merupakan standar yang digunakan di Perancis.
HDTV (High Definition TV) merupakan standar baru dalam teknologi televisi yang menyediakan kualitas gambar layar lebar serupa dengan film 35 mm dengan kualitas suara sekualitas compact disc (CD).HDTV menyediakan gambar lebih besar dengan detil lebih besar dan lebih jernih. Dibandingkan dengan televisi standar ( NTSC, PAL, SECAM),HDTV lebih lebar dan lebih tinggi aspek rasionya, yaitu 16:9, sedangkan televisi standar aspek rasionya hanya 4:3. resolusi HDTV mencapai 1080 garis aktif (total 1125), sedangkan televisi standar mempunyai resolusi hanya 486 garis aktif ( total 525 ).

FORMAT FILE VIDEO
Format file dalam video merupakan hal yang penting. Isu penting lain adalah jenis berbeda dari format file untuk integrasi video digital kedalam aplikasi multimedia. Format file anatara lain, AVI, MOV, MPEG, DAT. RM/RAM dan SW.

Quick Time(MOV) merupakan sebuah sistem multimedia tambahan pada komputer Macintosh dan Windows, yang menyediakan lintas platform, sinkronisasi waktu video digital,audio digital, dan lingkaran 3D virtual reality, dikembangkan oleh Apple computer. Quick Time menggunakan ekstensi.mov dan digunakan dalam berbagai aplikasi multimedia, misalnya CD-ROM dan produksi video broadcast serta mempunyai kemampuan melakukan kompresi-dekompresi melintasi berbagai platform. Quick Time merupakan teknologi yang sudah matang, didukung oleh sebagian besar authorimg multimedia dan merupakan standar terdekat format file multimedia lintas platform. Kemampuan playback Quick Time dapat bekerja standar dengan Netscape Navigator dan Microsoft Internet Explorer yang menjadi sarana utama untuk multimedia berbasis web. Untuk berbagai aplikasi, quick time merupakan solusi terbaik lintas platform delivery video berbasis web.

Motion Picture Experts Group (MPEG) adalah skema kompresi dan spesifikasi format file video digital yang dikembangkan oleh group ini.MPEG merupakan salah satu dari “rich” yang mendukung web dan banyak situs web mempunyai video dan animasi MPEG. Hampir seluruh web brower terkenal mendukung MPEG. MPEG ditandai dengan ekstensi.mpg atau .mpeg. pada masa lalu, MPEG mempunyai keterbasan, misalnya ketidakmampuannya untuk memainkan video dan audio secara sinkron. Untuk menciptakan video MPEG, biasanya membutuhkan perangkat keras dan perangkat lunak yang mahal. Agar Playback dapat memainkan video secara halus, maka membutuhkan perangkat keras. MPEG release terbaru didukung perangkat keras yang lebih murah dan mendukung teknologi yang baru berkembang, misalnya DVD (Digital Video Disk).

Audio Video Interleave (AVI) merupakan format video dan animasi yang digunakan video untuk Windows dan berektensi .avi. Sebagain besar authoring pada windows mendukung format AVI. Juga didukung oleh Netscape. Kekurangan penggunaan file AVI pada Play-back adalah pemakai Macintosh, SGI dan Sun harus mengubah file ke format lain untuk playback. AVI kurang canggih, berbasis track, kemampuan untuk mendukung dan melakukan sinkronisasi dengan Quick Time kurang bagus. Codec untuk Quick Time pada windows lebih berkembang daripada Codec untuk AVI.

Format Real Video dikembangkan oleh Real Media. Video yang disimpan dalam format Real Video mempunyai ekstensi .rm or .ram. Format ini memungkinkan adanya aliran video ( on-line video, internet TV) pada bandwidth yang rendah, sebab prioritas bandwidth yang rendah maka kualitas dapat dikurangi.

FORMAT SHOCKWARE ( Flash) dikembangkan oleh Macromedia. Format Shockwave membutuhkan sebuah komponen tambahan untuk memainkan. Komponen ini sebelumnya diinstal dengan versi terbaru dari Netscape dan Internet Explorer. Video disimpan dalam format Shockwave mempunyai ekstensi .swf.

DIGITALISASI VIDEO
Untuk menambahkan video pada situs web multimedia, kita harus melakukan digitalisasi video yang ada pada web. Dengan demikian membutuhkan alat-alat yang dapat menghasilkan kualitas yang lebih tinggi ketika melakukan digitalisasi video. Alat-alat yang dibutuhkan antara lain camcorder atau VCR untuk memainkan video, kabel yang sesuai untuk menghubungkan ke komputer, perangkat keras digitalisasi video,hard disk dengan kecepatan tinggi untuk menangkap video, menyimpan file video dan audio digital dan perangkat lunak penangkap video untuk mengontrol proses digitalisasi video. Kemampuan hard disk untuk menyimpan audio dan video digital antara 1 MB sampai 20 MB perdetik dalam keadaan tak terkompresi yang secara umum tidak bergantung pada ukuran file, frame rate dan ketajaman warna.

Dalam industri broadcast sistem Macintosh digunakan untuk editing non-linier video digital. Editing non-linier merujuk pada kemampuan untuk mempunyai akses secara acak untuk setiap titk dalam klip video, dibandingkan secara editing linier untuk video standar. Solusi lain untuk video berkualitas broadcast dengan video board dan editing workstation, misalnya Avid, Data Translation, Scitex, Radius dan Matrox. Kita menggunakan Matrox Rt 2500 yang dilengkapi Adobe Premiere. Untuk video berbasis web kita tidak harus menggunakan sistem di atas, karena cukup mahal. Yang termurah adalah Matrox RT 2500, harganya sekitar 800 dolar. Paling tidak menggunakan sistem yang mendukung untuk video capture untuk S-video, yang mampu menangkap ukuran 320 x 240 pixel video pada 25 sampai 30 frame per detik. Kalau membeli Card Capture, biasanya  dilengkapi perangkat lunaknya.

KOMPRESI VIDEO
Untuk membuat ukuran file video menjadi lebih kecil, maka perlu dilakukan kompresi. Apalagi video yang akan dijalankan di web. Codec adalah perangkat lunak untuk mengatasi masalah ini. Codec merupakan perangkat lunak kecil yang ada dalam perangkat lunak sistem yang dapat melakukan kompresi dan dekompresi dengan cara berbeda-beda pada tipe-tipe media digital. CODEC merupakan singkatan dari Compression Decompression dan berisi algoritma perangkat lunak tingkat tinggi. Manfaat Codec ini menjadi penting bila kita bekerja dengan data yang besar yang melibatkan penyimpanan dan playback pada komputer.

Ketika anda membuat video digital, maka Codec melakukan kompresi, sedangkan ketika anda memainkan kembali video digital, Codec melakukan decompresi. Codec dapat diinstal secara otomatis dengan Quick Time untuk Macintosh dan windows sebagian besar solusi aliran video untuk web menyediakan “encoder” dan “decoder” dengan Codec yang menyertainya. Baik buruknya Codec bekerja, bergantung pada isi video. Jika anda akan melakukan kompresi untuk film, maka Codec harus diinstal ke komputer untuk membuat film dan untuk palybacknya. Berikut ini dekompresi dari Codec untuk versi Macintosh dan Windows dari Quick Time :
  • Animation
  • Cinepak
  • Graphic
  • Photo-JPEG
  • Video
  • Photo CD
  • Intel Indeo
  • MPEG

Movie Quick Time melakukan kompresi dengan palyback Codec ini pada sistem Mavintosh dan windows.



Sumber : 
M. Suyanto, Multimedia:Alat untuk meningkatkan keunggulan bersaing,Andi, jogyakarta,2003

No comments:

Post a Comment

Silakan masukkan komentar Anda untuk perkembangan blog ini.